Cara Budidaya Anggrek di Pot

ilustrasi - budidaya anggrek

Sipendik.com – Tentunya Anda sudah tidak asing lagi dengan tanaman anggrek, bunganya yang cantik sering mengundang decak kebanyakan orang. Ibarat seorang wanita, anggrek begitu mempesona dan cantik. Nah kali ini sipendik akan mengulas tentang Cara Budidaya Anggrek di Pot.

Meskipun bunganya cantik dan mempesona, terkadang banyak orang yang mengeluhkan perawatan bunga anggrek yang dirasa sulit. Jika pun bisa hidup, terkadang tanaman anggrek susah berbunga ataupun malah bisa berbunga. Yang menjadi pertanyaan banyak orang, bagaiman tips atau cara menanam tanaman anggrek agar sering berbunga? Sebetulnya tidak susah membuat tanaman anggrek sering berbunga, tipsnya yaitu bisa mengkondisikan tanaman anggrek seperti pada habitat aslinya. Dengan demikian anggrek tidak akan mengalamai gejala climate shock yang bisa mempengaruhi perkembangan anggrek. Lantas bagaimana cara menanam anggrek agar sering berbunga? Berikut ini ulasan kami

Cara Budidaya Tanaman Anggrek

1. Pemilihan Bibit Unggul

Salah satu hal yang penting supaya tanaman anggrek sering berbunga yaitu dengan memilih bibit unggul untuk anggrek. Bibit unggul tanaman anggrek memiliki kharakteristik antara lain ; indukan anggrek memiliki jumlah bunga yang banyaK, bunganya berwarna cerah dan bunganya tidak gampang layu, dan juga memiliki bunga yang besar. Selain memperhatikan bibit unggul, supaya tanaman anggre srng berbunga adalah ksehatan bibit anggrek juga perlu diperhatikan.

2. Pemilihan Lokasi Menanam Anggrek

Supaya tanaman anggrek sering berbunga, Anda juga perlu mempertimbangkan pemilihan lokasi menanam anggrek. Lokasi penanaman anggrek harus disesuaikan dengan kondisi habitat aslinya. Untuk menyiasati hal tersebut, Anda bisa memasang naungan (paranet) untuk menjaga kelembapan suhu di sekitar lingkungan anggrek. Fungsi lain paranet adalah untuk mengatur besar kecilnya intensitas paparan sinar matahari, melindungi tanaman anggrek dari serangan hama penyakit dan untuk melindungi anggrek dari air hujan.

Setiap paranet mempunyai ukuran kerapatan yang berbeda, tingkat kerapatan itu disesuaikan atas kebutuhan tanaman anggrek berdasarkan varietas anggrek dan umur anggrek. Supaya tanaman anggrek sering berbunga dan subur, pemakaian paranet bisa dikelompokkan sebagai berikut :

  • Anggrek Phalaenopsis atau biasa disebut anggrek bulan membutuhkan paranet 40-45%.
  • Anggrek Vanda membutuhkan paranet 75-100%, Karena anggrek jenis ini memerlukan sinar matahari langsung untuk fase vegetatif atau pertumbuhan dan fase generatif atau masa berbunga
  • Anggrek Dendrobium membutuhkan paranet 55-75%.

3. Kebutuhan Cahaya Matahari Untuk Berbagai Macam Jenis Anggrek

Beda jenis anggrek beda pula kebutuhan cahaya matahari-nya. Supaya tanaman anggrek sering berbunga, berikut ini kami sampaikan kebutuhan cahaya matahari berbagai macam anggrek :
Pemakaian paranet juga digunakan untuk tanaman anggrek pada usia tertentu. Tanaman anggrek yang masih berbentuk seedling memakai paranet 40%. Tanaman anggrek dewasa yang mau atau sudah berbunga memakai paranet 55-75%.

Kebutuhan sinar matahari tanaman anggrek

4. Penyusunan Tanaman Anggrek

Supaya Tanaman anggrek sering berbunga perlu diperhatikan cara penyusunan tanamannya, disarankan penyusunan rak-rak anggrek diletakkan secara mendatar dengan ketinggian 1 meter dan usahaKan jangan meletakkan berjenjang karena bisa mengganggu sirkulasi udara.

5.Kelembaban udara

Tanaman anggrek membutuhkn kelembaban udara di antara 60-80%. Supaya kelembaban tetap terjaga, di bawah rak dapat dibuat kolam/kabut di dalam rumah, lindungi dengan cara pemasangan sprinkle.

6. Media tanam

Media tanam yang bagus untuk tanaman anggrek dalam pot yaitu tersusun atas 2 bagian. Untuk 1/3 bagian bawah pot diisi dengan serpihan batu bata lalu 2/3 bagian sisanya memakai serbuk kayu pakis.

7. Konstruksi pot

Bentuk pot yang paling ideal dipakai adalah pot yang dibuat dari tanah liat dan memiliki banyak lubang.

8. Penyiraman

Saat cuaca panas dilakukan penyiraman sebanyak 2 kali dan apabila cuaca hujan sebaiknya tidak perlu melalukan penyiraman. Yang perlu Anda diperhatikan yaitu kadar air media, jika dirasa kelembaban air masih cukup tidak perlu dilakukan penyiraman. Waktu penyiraman disarankan sebanyak dua kali pagi dan sore.

9. Pemupukan

Syarat utama pemupukan supaya anggrek serng berbunga yaitu pemakaian pupuk dengan kadar unsur hara P yang tinggi. Pemupukan dapat diberikan melalui proses penyemprotan atau penyiraman bisa juga memakai pupuk slow rilis yang pemakaiannya ditaburkan.

10. Pemberian ZPT atau Hormon

Untuk menghasilkan tanaman anggrek yang sering berbunga bisa memakai ZPT atau hormon, kedua zat tersebut dapat dipakai untuk memacu proses pembungaan anggrek atau biasa disebut Giberelin. Bisa juga Anda gunakan air kelapa dengan kadar 15 % (150 ml air kelapa dilarutkan dengan 1 liter air kemudian disemprotkan).

11. Pengendalian hama penyakit

Lakukan pengamatan setiap hari guna mencegah serangan hama penyakit tanaman anggrek. Sempatkan waktu untuk membershkan pot dari kotoran, gulma maupun daun-daun yang telah membusuk. Jika tanaman anggrek terserang hama gunakan insektisida,fungisida jika terserang jamur, dan bakterisida jika ada serangan bakteri.

Demikianlah Cara Budidaya Anggrek di Pot, semoga artikel kami di atas dapat bermanfaat. Tentunya dengan adanya bunga anggrek yang bermekaran bisa menyegarkan kembali suasana pikiran Anda sehabis bekerja. Selamat menanam..

Baca juga artikel kami sebelumnya Cara Praktis Budidaya Ikan Mas