Cara membuat Pupuk Organik Cair Super

Tahukah Anda pengertian pupuk organik cair? Pupuk organik cair adalah pupuk yang berfase larutan atau cair hasil dari pembusukan bahan-bahan organik dari sisa tumbuhan, hewan maupun manusia yang memiliki lebih dari satu kandungan unsur hara melalui suatu proses pengomposan. Penggunaan pupuk organik cair akan maksimal jika digunakan untuk merangsang tumbuh tanaman. Pembuatan jenis pupuk ini cukup mudah, Anda pun bisa membuat sendiri di rumah menggunakan limbah rumah tangga. Berikut ini sipendik ulas secara lengkap cara membuat pupuk organik cair bagi pemula.

Pupuk organik cair cocok digunakan untuk berbagai macam tanaman seperti padi, cabe, anggrek hingga jenis tanaman hidroponik. Bagi Anda yang tidak mau repot membuat pupuk, bisa membelinya di toko pertanian dengan harga berkisar 20.000 – 45.000 per liter. Tentu harga tersebut kurang terjangkau bagi Anda yang masih pemula yang baru belajar, dengan membuat pupuk sendiri Anda akan cukup menghemat pengeluaran.

Alat dan Bahan Pembuatan Pupuk Organik Cair

Bahan yang disiapkan untuk pembuatan pupuk organik cair di antaranya:

  1. Limbah rumah tangga yang berfungsi sebagai penghasil nitrogen seperti sisa nasi, limbah parutan kelapa, sayuran basi, buah yang membusuk dan jenis limbah rumah tangga lainnya
  2. Batang pohon pisang atau gedebog yang telah berbuah bisa Anda manfaatkan juga
  3. Kotoran hewan ternak seperti kambing, sapi, domba, ayam dan sebagainya
  4. Urin hewan ternak, gula pasir atau gula merah, bekas air cucian beras, tetesan tebu yang nantinya ditambahkan air secukupnya
  5. Serbuk kayu gergaji, sabut kelapa yang sudah dipisahkan dari kulitnya
  6. Mikroba pengurai (dekomposer) atau starter seperti EM4, SOT dsb

Alat-alatnya:

  1. Ember atau tong plastik
  2. Pisau potong
  3. Jerigen plastik
  4. Kayu untuk mengaduk

Hindari penggunaan alat berbahan besi yang mudah berkarat selama proses pembuatan organik cair untuk menjaga kualitas pupuk. Pastikan ember atau tong plastik yang akan Anda gunakan memiliki penutup rapat dan kuat.

Persiapan Alat dan Bahan

Sebelum Anda memulai proses pembuatan pupuk cair, sebaiknya alat-alat yang digunakan dicuci menggunakan air bersih untuk membersihkan alat dari zat yang berbahaya. Bahan-bahan yang akan dijadikan pupuk organik cair sebaiknya dicincang terlebih dahulu, semakin kecil kita mencincangnya semakin maksimal pula proses fermentasi yang kita lakukan nantinya.

Langkah-langkah Pembuatan Pupuk Organik Cair Super

  • Langkah pertama larutkan dekomposer atau bioaktivator seperti EM4 yang berfungsi sebagai mikroba ke dalam air secukupnya. Tambahkan pula larutan air gula, air tebu atau gula manis sebagai pemanis alami. Diamkan dan tunggu hingga 20 menit supaya mikroba bereaksi.

  • Masukkan kotoran hewan ternak yang masih segar ke dalam tong atau ember plastik
  • Masukkan juga bahan-bahan yang sudah Anda cincang tadi, kemudian campur dan aduk menggunakan kayu hingga merata
  • Masukkan juga bahan-bahan padat lain lalu aduk hingga tercampur secara merata
  • Tuangkan larutan dekomposer/bioaktivator EM4 yang sudah kita persiapkan sebelumnya.
  • Tuangkan juga cairan dari urin hewan ternak, bekas cucian beras, serta bahan cair lainnya ke dalam ember atau tong plastik. Aduk hingga merata
  • Tambahkan air secukupnya dengan perbandingan 35% air dan 65% padat. Aduk secara perlahan hingga bahan-bahan tersebut tercampur secara merata.

Setelah semua tahapan di atas telah selesai, tutup rapat ember atau tong plastik dan masukkan selang ke dalam tutup ember atau tong yang telah diberi lubang sebelumnya. Berilah perekat pada tutup tong yang sudah dilubangi dengan selang, agar celah udara tidak bisa masuk. Pada ujung selang yang lain dimasukkan ke dalam botol yang telah diisi dengan air. Lebih lengkapnya bisa melihat gambar di bawah ini.

Pastikan tong dan selang yang mengarah ke botol tidak ada lubang sekecil apapun, karena reaksinya bekerja secara anaerob. Kegunaan selang adalah untuk menyeimbangkan suhu pada adonan pupuk organik cair dengan cara membuang melalui ujung botol yang telah diberi air, tanpa perlu udara luar masuk ke dalam tong atau ember plastik.

Setelah proses-proses di atas telah selesai, diamkan selama sekitar 10 hari hingga pupuk organik cair tersebut matang. Pupuk organik cair sudah matang atau siap pakai jika aroma dari pupuk sudah menyerupai fermentasi tempe. Apabila Anda cek belum matang, tutup rapat kembali dan diamkan selama beberapa hari.

Begitulah ulasan sipendik tentang cara membuat pupuk organik cair super yang mudah untuk dipraktekkan di rumah menggunakan limbah rumah tangga. Selamat mencoba