Dunia Investasi dan Spekulasi

pentingnya investasi

Sipendik.com – Tahukah Anda tentang pengertian investasi? , dan apa yang membedakan antara dunia investasi dengan spekulasi. Mari kita simak penjelasan tentang pentingnya pemahaman investasi dan spekulasi di bawah ini.

Kadang-kadang kita merasa sedih melihat sebagian orang yang setiap saat terjerat ” investasi bodong ” (dalam tanda kutip) yang tidak benar, lantaran belum tahu investasi yang benar itu seperti apa. Investasi itu, menurut Benjamin Graham (gurunya Warren Buffet), yaitu

” an operation which, upon thorough analysis, promises safety of principal and an adequate return. Operations not meeting these requirements are speculative “.

Kalau diartikan ke dalam kamus bahasa Indonesia :

” suatu operasi, di mana lewat analisis yang mendalam, menjanjikan keamanan modal pokok serta tingkat keuntungan yang layak. Operasi yang tidak memenuhi kriteria ini yaitu spekulatif ”

Dalam pengertian diatas, ada 3 elemen penting dalam sebuah investasi :

1. Kita wajib melakukan analisis yang mendalam

Jadi kita harus mempelajari data-data perihal investasi kita. Bukan hanya mendengarkan perkataan orang saja. Telusuri apakah jenis investasi itu benar feasible.

Umpamanya ada yangg menawarkan invest warnet, cobalah anda bertanya kepada rekan-rekan yang mempunyai warnet. Bila tidak ada, luangkan waktu untuk melihat bagaimana operasi warnet pada umunya. Mencari insider informasi dari karyawan warnet sangat dianjurkan, tanyakan kepada mereka per harinya berapa jam, namun anda perlu meminta data valid dan jangan merasa puas dengan perkataan ” selalu rame pak “. Kalkulasi estimasi pendapatan, kalkulasi estimasi cost, kalkulasi cost sewa, karyawan, penyusutan computer serta lain lain.

Merasa Ribet? Tidak seribet jika modal investasi kita hilang dan harus mengumpulkan modal lagi.

2. Kita mesti berupaya untuk melindungi keamanan modal pokok kita

Modal pokok kita seperti ibaratnya pohon di taman kita. Bila hanya buah yang dicuri, tahun depan dapat berbuah kembali. Bila umpamanya dahan dipatahin orang, meskipun mengganggu, sepanjang pohon tetap hidup, tetap dapat kita nikmatin hasil buahnya di tahun depan. Namun bila sampai pohon ini rubuh?

Wajib diingat, SEMUA investasi itu ada resikonya. Juga anda beli Surat Utang Negara maupun US Treasury Bonds juga tetap ada resikonya, hanya resikonya benar-benar kecil saja. Jadi bila ketemu orang nawarin investasi yang katakan NO RISK, segera tinggalin saja, karenanya telah misleading, atau mungkin lebih kronis lagi bila seseorang mencoba scam kita.

3. Kita mesti berupaya meraih tingkat pengembalian/keuntungan yang ” PANTAS “/” LAYAK “, bukannya ” LUAR BIASA “.

Satu diantara ketentuan utama yang kita mesti senantiasa ingat, baik kita invest ataupun spekulasi itu adalah ” return proportionate to risk ” atau mungkin ” keuntungan itu berbanding dengan kemungkinan “. Resiko rendah berikan tingkat Return/untung yang rendah. Kemungkinan tinggi itu tawarkan tingkat Return yang tinggi.

Tidak ada yang namanya ” Kemungkinan rendah-Return Tinggi “. Lagi lagi bila ada yang menawarkan hal seperti ini, segera saja anda tinggalkan, lantaran bila bukan hanya misleading, ya bermakna lebih kronis lagi dengan kata lain scam.

Bila anda membaca koran saat ini, banyak yang menawarkan ” mimpi ” main forex/options. Klaimnya ” Over 1100% keuntungan in 1 day!!!!! ” Apakah itu bohong? Tidak juga, mungkin peristiwa seperti itu, lantaran beberapa orang juga pemain options and stoks. Namun realita tak seindah seperti itu. Mereka tidak sempat menulis bahwasanya untuk 1 orang yang keuntungan 1100% in 1 day itu, telah berapakah orang yang modalnya ludes seluruhnya? Juga sebelum saat keuntungan 1100% itu atau mungkin juga selanjutnya, orang itu telah rugi berapa? Yang difokuskan dalam iklan yaitu bahwasanya pada 1 hari itu, orang itu menang 1100%. Walau sebenarnya dengan beli lotere kita dapat juga ” menang “, beribu ribu Persen terlebih.

Jadi berapakah tingkat keuntungan yang ” Layak “/” Pantas “? Itu bergantung pada banyak variabel, terlampau banyak buat dibicarakan seluruhnya. Namun ada satu cara yang paling mudah. Bila ada orang yang menawarkan investasi dengan untung 10% perbulan contohnya, bahkan tanpa mempertimbangkan aspek compounding (bunga berbunga) itu bermakna telah 120% per tahun..

Jadi logikanya, bila orang itu demikian meyakini dengan proyeknya, mengapa dia tak mengagunkan saja seluruhnya assetnya (rumah, mobil, dan lain-lain), bila butuh pinjam saudara. Bunga kredit dari bank di Indonesia saat ini tergantung jenisnya paling 13-14%. Tetap untung 100%++…

Bahkan jika orang itu menarik uang menggunakan kartu kredit, yang bunganya tidak kalah dengan rentenir, itu baru 48% satu tahun, tetap untung 72% satu tahun!!! Namun orang tersebut nenawarkan investasi ini ke anda, bermakna anda telah mesti mulai berprasangka buruk ada udang dibalik batu. Jadi analisanya mesti lebih mendalam lagi. Tambah baik ajukan pertanyaan dari pada sesat di jalan, itu kan kata orang tua kita.

——-

Nah permasalahnya, beberapa orang yg tidak tahu hal-hal di atas, lalu memikirkan mereka invest, namun tidak sadar bila mereka itu sesungguhnya spekulasi, atau mungkin lebih kronis lagi terkena scam.

Ada satu catatan utama lagi yang harus diingat, ini tidak bermakna spekulasi seluruhnya buruk. Seperti kata Benjamin Graham :

” Juicet as there is intelligent investing, there’s also intelligent speculation. But there are many ways in which speculation may be unintelligent. Of these, the foremost are : (1) speculating when you think you are investing ; (2) speculating seriously instead of as a pastime, when you lack the proper knowledge and skill for it ” ; and (3) risking more money in speculation than you can afford to lose ”

Bahasa Indonesianya :

” Sama perihal bahwasanya ada Investasi dengan cerdik, ada juga Spekulasi dengan cerdik. Namun terdapat banyak keadaan di mana spekulasi barangkali tidaklah cerdik, terlebih : (1) Berspekulasi sembari berasumsi bahwasanya anda itu berinvestasi (2) Berspekulasi dengan cara serius (serta bukan hanya utk bermain-main), walau sebenarnya tak memiliki pengetahuan ataupun ketrampilan utk itu ; serta (3) Mempertaruhkan duit di spekulasi dalam jumlah yg terlampau besar “.

Begitulah artikel sipendik tentang dunia investasi dan spekulasi. Selamat Berinvestasi!!